Ada yang mengejar Autumn kenapa bliss nggak dikejar maksa ![]()
Kumpul bersama teman-teman akrab di Cimahi yang dikenal dengan sebutan barudakps disebut demikian karena anggotanya dulu adalah para siswa SMU 2 Cimahi pengecualian Dammy (SMU 2 Bandung) dan Chandra (SMU 6 Bandung) yang rajin sekali bolos alias mabal (sunda) demi bermain Playstation di Rental PS Alpha Sriwijaya udah tutup sekarang. Acara ini sendiri berlangsung pada tanggal 11 dan 12 Agustus 2007.
Atas inisiatif bersama pergilah kita ke kampung Panaruban Desa Cicadas Kec. Sagalaherang di Kabupaten Subang (he..he lengkap euy
). Di desa ini terdapat terdapat empat curug (curug = air terjun dalam bahasa Sunda) yaitu Curug Sawer, Curug Karembong, Curug Cimuja dan Curug Goa Badak. Lokasi Sagalaherang sendiri cukup dekat dengan Ciater yang terkenal dengan pemandian air panasnya itu.
Sedikit kutipan dari situs Pemda Subang tentang tempat ini :
CAPOLAGA ADVENTURE CAMP
Merupakan salah satu obyek ekowisata yang ada di Kabupaten Subang, terletak di Desa Cicadas, Panaruban, Kecamatan Sagalaherang. Capolaga Adventure Camp mempunyai keindahan ekosistem sungai Cimuja yang unik berupa air terjun Cimuja, air terjun Karembong dan air terjun Sawer yang dikelola secara kaidah alam. Dengan didukung oleh fasilitas wisata dan kegiatan outbound, menjadikan obyek wisata ini tempat yang sangat cocok bagi para wisatawan yang mempuyai jiwa petualang. Fasilitas dan kegiatan yang dapat mendukung kegiatan rekreasi didalam Capolaga Adventure Camp diantaranya adalah:
- Outbound
- Outing
- Family atau company gathering
- Adventure sport
- Tracking and bird watching
- Tea walk
- Lahan perkemahan
- Photography
- Kolam pancing
Jarak dan waktu tempuh kendaraan mobil:
- Subang – CAC 35 km 45 menit
- Jakarta – CAC (via tol Sadang) 190 km 3 jam
- Bandung – CAC 45 km 1,5 jam
- Ciater – CAC 5 km 15 menit
- Kawah (Gn. Tangkuban Perahu) – CAC 13 km 25 menit
Kegiatan ini dapat terlaksana terutama karena khemed yang baru pulang dari Dubai dan menjadi sponsor biaya utama termasuk berendam Ciater dengan harga miring via calo setempat. Selain itu untuk makanan ringan, kopi & rokok (saya benci benda ini) mendapat sponsor dari teman yang berkerja sebagai supplier warung & Koperasi di daerah Cimahi yaitu Abo. Tetapi yang paling penting adalah modal kenekatan dari kita semua yang sudah masuk kategori kronis (kalau nggak ada sponsor paling-paling acara ini dipindah ke Gunung Burangrang).
Karena kita datang pada malam hari (sekitar pukul 22:00) dan keadaan sekitar cukup gelap, banyak yang bertanya kenapa motor mendadak terasa berat sekali bahkan ketika melewati jalan di daerah Lembang pun tidak seberat ini. Jawaban baru terlihat esok paginya :
nanjak terus sampai tua
Ada sebuah villa di Capolaga Adventure Camp (CAC) yang pemiliknya paman salahsatu dari teman saya (jadi bisa gratis) tetapi karena kita datang tanpa pemberitahuan tempat ini sudah dibooking oleh rombongan karyawan PT. Adira Finance dari Jakarta.
Villa milik paman khemed a.k. deden petir
Untuk mengunjugi keempat curug jalan yang dilalui penuh tanjakan dan turunan tetapi tidak terlalu ekstrim (seperti jalur pendakian Gunung Burangrang), di beberapa tempat malah sudah disediakan anak tangga dan yang pasti pemandangan sekitar sangat indah. Karena Objek wisata ini belum terlalu dikenal sampah sisa aktivitas manusia yang ditemui hanya sedikit bukan berarti tidak ada.
Yah segini mah untuk para veteran Jalur Komando dan Legok Haji Gunung Burangrang mah ndak ada apa-apanya
tidak lupa menyumbang pendapatan negara dari sektor cukai
Ini sedikit foto yang layak untuk dipajang , cuma sedikit karena kebanyakan photo pemandangan yang lain dikotori banyak penampakan makhluk gaib bisa membuat anda gatal-gatal bahkan muntah jadi daripada saya dimaki-maki saya batalkan niat memajangnya disini :
Oh ya, apabila tidak salah ingat persis di sebelah rumah dengan bendera berkibar adalah tempat penangkaran kupu-kupu tetapi berhubung saya bukanlah termasuk pengamat serangga saya tidak menyempatkan diri untuk mampir.
Penduduk setempat yang rumahnya kita tumpangi berbaik hati menghidangkan masakan yang cukup mewah, jangan ditanya lagi reaksi para makhluk kelaparan yang kedinginan & kecapaian sesudah berkeliling ke empat curug sambil sibuk mengamati beberapa pasangan yang sedang berpacaran.
Makanan yang Tinggal Kenangan, Tandas dalam 10 Menit
Setelah siang hari rombongan PT. Adira Jakarta sudah meninggalkan villa, sehingga kami bisa menggunakan sepuasnya :
tampak khemed sedang berjuang keras mengumpulkan uang untuk ke Dubai
Foto Para Pelaku :
bersama belalang tempur sebelum pulang
Dari kiri ke kanan: abo, vicong, iponk, toge, pak abud, sandi, khemed, dammy
Ya..ya memang terasa anggota yang ikut terlalu sedikit dibandingkan acara-acara sebelumnya di masa lalu, banyak barudakps yang sekarang harus berjuang menempuh hidup dengan berbagai nasib dan terdampar dimana-mana. Tidak ada Awan, Etrick, Agung, Heru, Chandra, Boy Sang Pembunuh, Bima, Rudi, Musa, Juju, Devi, Amel, Puji dll, jadi inget foto dibawah (dan nyesel pula kenapa saya nggak ikut waktu itu malah sibuk mencari sesuap nasi).
baca juga tentang Sagalaherang di :





















